Arduino dan Sensor PH

Pada bagian ini akan dibahas contoh proyek pembacaan PH dengan menggunakan Arduino UNO dan sensor PH SENO161. Data hasil pembacaan sensor PH nantinya akan ditampilkan pada serial monitor. Rangkaian untuk contoh proyek pengukur PH ini ditunjukkan pada gambar 1.1.

Gambar 1.1 Sensor PH ke Arduino Uno

Hardware yang dibutuhkan :

1. Arduino UNO

2. Sensor PH SENO161

3. Kabel jumper

Keterangan Rangkaian dan Pemrograman :

1. Hubungkan probe elektroda PH ke konektor BNC dari modul.

2. Hubungkan pin + modul sensor PH SENO161 dengan pin VCC 5V Arduino UNO.

3. Hubungkan pin - modul sensor PH SENO161 dengan pin GND 5V Arduino UNO

4. Hubungkan pin A modul sensor PH SENO161 dengan pin analog Ao Arduino UNO.

5. Setelah selesai membuat rangkaian, langkah selanjutnya adalah membuat sketch program pada software Arduino IDE. Sketch untuk proyek PH meter kita yang ditunjukkan oleh contoh program Prog1.1.

6. Compile sketch yang telah dibuat.

7. Hubungkan Arduino UNO dengan komputer menggunakan kabel USB dan upload ke Arduino UNO yang digunakan.

8. Buka serial monitor pads Arduino IDE sehingga PH air yang terukur dapat terlihat.

9. Masukkan PH probe ke dalam air.

Contoh Program : Prog1.1. Arduino PH meter

Penjelasan :

1. Pada bagian awal program terdapat inisialisasi pin yang digunakan dan inisialisasi beberapa variabel.

2. Pin Arduino yang digunakan adalah pin analog A0.

3. Variabel rataADCPH digunakan untuk menampung nilai rata-rata dari hasil pembacaan nilai sensor yang disimpan ke variabel bufADCPH.

4. Variabel temp digunakan sebagai penyimpanan sementara yang dilakukan pada proses pengurutan.

5. Di dalam void setup terdapat pengaturan baud rate untuk komunikasi serial sebesar 9600bps.

6. Selanjutnya terdapat perintah jeda waktu selama 10 detik dan perintah untuk mencetak string "PENGUKURAN PH" ke serial monitor.

7. Di dalam void loop, program mulai membaca nilai dari sensor PHs sebanyak 10 kali yang kemudian hasilnya disimpan ke variabel array bufADCPH dengan masing-masing jeda waktu pembacaan 10ms.

8. Pada proses selanjutnya program masuk pada perulangan seperti di bawah ini :

 Perulangan tersebut akan mengurutkan data array yang tersimpan di bufADCPH sehingga hasilnya akan terurut menaik dari mulai data bufADCPH dengan nilai terkecil sampai data buADCPH terbesar.

9. Proses selanjutnya data bufADCPH akan diambil sebanyak 6 buah (2 data bufADCPH terbesar dan 2 data bufADCPH terkecil dibuang). Enam buah data bufADCPH akan dijumlahkan dan hasilnya disimpan ke variabel rataADCPH.

10. Langkah selanjutnya adalah membuat rata-rata dari nilai rataADCPH dengan membaginya dengan 6 dan mengubah nilai tersebut menjadi nilai tegangan dengan menggunakan perintah float teganganPH=(float)rataADCPH*5.0/1024/6.

11. Hasil dari perhitungan pada poin 10 diatas adalah bilangan dengan tipe float dan hasilnya disimpan ke variabel teganganPH yang juga bertipe float.

12. Pada subbab 1.1 kita sudah mendapatkan persamaan.

y = -5,7x + 21,338

di mana x adalah tegangan dan y adalah nilai PH yang dicari, sehingga untuk mencari nilai PH pada program ini kita dapat menuliskan rumus tersebut pada program seperti berikut :

float nilaiPH = 5.70 * teganganPH + 21.338;

hasil dari nilai PH yang di dapat bertipe float

13. Pada baris selanjutnya program akan mencetak hasil nilai PH yang di dapat ke serial monitor.

14. Baris akhir adalah perintah jeda waktu selama 20ms.

Hasil pengukuran PH yang ditampilkan pada serial monitor ditunjukkan pada gambar 1.2.


Posting Komentar

0 Komentar