Cara Menampilkan Teks di LCD 16x2 I2C dengan Raspberry Pi 4

LCD 16x2 I2C adalah salah satu modul display yang paling sering digunakan dalam proyek embedded system maupun Internet of Things karena mampu menampilkan teks secara real-time dengan konsumsi pin yang sangat sedikit. Berbeda dengan LCD paralel biasa, versi I2C hanya membutuhkan dua jalur komunikasi yaitu SDA dan SCL, sehingga sangat cocok digunakan pada perangkat dengan keterbatasan pin seperti Raspberry Pi. Dengan modul ini, Anda dapat menampilkan informasi sensor, status sistem, maupun pesan notifikasi secara langsung pada layar.

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari tentang cara menggunakan LCD 16x2 I2C pada Raspberry Pi 4 mulai dari wiring, instalasi library, pengecekan alamat I2C, hingga proses pemrograman menggunakan Python. Panduan ini dibuat langkah demi langkah sehingga mudah diikuti bahkan oleh pemula yang baru mulai belajar Raspberry Pi maupun interfacing perangkat I2C.

 

Selain itu, artikel ini juga membahas penggunaan virtual environment agar instalasi library lebih rapi, penggunaan tools untuk mendeteksi alamat perangkat I2C, serta contoh program sederhana untuk menampilkan teks pada LCD. Dengan mengikuti tutorial ini sampai selesai, Anda akan mampu mengintegrasikan LCD I2C ke dalam berbagai proyek seperti monitoring suhu, sistem notifikasi IoT, maupun dashboard mini berbasis Raspberry Pi.

 

LCD 16x2 I2C adalah modul layar dengan 16 kolom dan 2 baris yang sudah dilengkapi backpack I2C (PCF8574). Dengan adanya modul ini, LCD hanya memerlukan dua jalur komunikasi data, yaitu SDA dan SCL, sehingga sangat cocok digunakan pada perangkat dengan jumlah pin terbatas seperti Raspberry Pi.

 

Baca juga: Tutorial Sensor Analog Raspberry Pi - Membaca Soil Moisture & LM35 dengan ADS1115 + Python Lengkap 

Cara Menampilkan Teks di LCD 16x2 I2C dengan Raspberry Pi 4 

Berikut ini wiring diagram koneksi LCD I2C ke Raspberry Pi:


 

Koneksi pin: 

 

Untuk melakukan pemrograman LCD 16x2 I2C menggunakan Raspberry Pi 4 ikuti langkah-langkah berikut ini: 

1. Membuat Virtual Environment 

Kita akan membuat folder proyek dan mengisolasi semua dependensi dengan venv

a. Buka terminal, kemudian jalankan perintah python3 -m venv lcd-env


b. Setelah environment berhasil dibuat, aktifkan terlebih dahulu sebelum meng-install library.

Jalankan perintah berikut di Terminal:

source lcd-env/bin/activate

Jika berhasil, nama environment akan muncul di awal baris Terminal.

 


c. Install Library RPLCD

Setelah virtual environment aktif, lakukan instalasi library yang dibutuhkan untuk mengontrol LCD.

Jalankan perintah berikut di Terminal:

pip install RPLCD

Jika proses instalasi berhasil, akan muncul notifikasi bahwa library telah terpasang.


d. Install I2C Tools

Langkah berikutnya adalah memasang paket i2c-tools untuk membantu mendeteksi perangkat I2C pada Raspberry Pi.

Jalankan perintah berikut di Terminal:

sudo apt-get install i2c-tools

Jika instalasi berhasil, sistem akan menampilkan proses pemasangan paket hingga selesai tanpa error.


Library RPLCD digunakan untuk mengontrol dan menampilkan teks pada LCD melalui antarmuka I2C. Sedangkan i2c-tools berfungsi untuk memindai dan memastikan alamat I2C dari modul LCD yang terhubung ke Raspberry Pi.

2. Cek Alamat I2C LCD

Sebelum mulai menulis program, pastikan Raspberry Pi sudah mendeteksi modul LCD yang terhubung. Jalankan perintah berikut di terminal:

sudo i2cdetect -y 1

Jika perangkat terdeteksi dengan benar, alamat I2C LCD akan muncul pada tampilan hasil pemindaian.



Jika pada hasil pemindaian muncul alamat seperti 0x27 atau 0x3F, berarti itulah alamat I2C LCD yang terdeteksi. Gunakan alamat tersebut saat mengatur konfigurasi pada kode program nantinya.

3. Install smbus dan smbus2

a. Pertama, jalankan perintah berikut untuk memasang dependensi I2C pada sistem:

sudo apt-get install libi2c-dev i2c-tools

Jika proses instalasi berhasil, hasilnya akan tampil seperti pada contoh berikut.


b. Selanjutnya, jalankan perintah berikut untuk menginstal library Python yang dibutuhkan:

pip install smbus smbus2

Jika proses instalasi berhasil, tampilan hasilnya akan terlihat seperti pada contoh berikut.



4. Mulai Pemrograman LCD 16x2 I2C

a. Jalankan aplikasi Thonny IDE, lalu pastikan pengaturan interpreter sudah sesuai seperti pada contoh tampilan berikut.



b. Tulis kode program berikut, lalu klik Run untuk mencobanya. Jika sudah berhasil, hasilnya akan tampil seperti contoh di bawah ini. Jangan lupa simpan file dengan nama LCDI2C_Program.py.


 

5. Foto Hasil Tampilan di LCD


 


 

Menggunakan LCD 16x2 I2C pada Raspberry Pi adalah solusi praktis untuk menampilkan data proyek tanpa harus menghabiskan banyak pin GPIO. Dengan bantuan library Python seperti RPLCD serta tools pendeteksi alamat I2C, proses instalasi dan pemrograman dapat dilakukan dengan cukup mudah bahkan untuk pengguna pemula. Setelah LCD berhasil menampilkan teks, Anda bisa mengembangkannya lebih lanjut untuk menampilkan data sensor, waktu, status jaringan, maupun informasi sistem lainnya.

 

Dengan memahami langkah wiring, pengecekan alamat I2C, hingga pembuatan program Python pada tutorial ini, Anda sudah memiliki dasar penting untuk membangun berbagai proyek Raspberry Pi berbasis display. Selanjutnya, Anda dapat mencoba membuat tampilan menu interaktif, sistem monitoring real-time, atau dashboard IoT sederhana agar proyek Anda terlihat lebih profesional dan informatif.

 

Baca juga: Tutorial OLED SSD1306 di Raspberry Pi 4 - Cara Menampilkan Teks dan Data Lengkap dengan Wiring & Program Python

Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.

Posting Komentar

0 Komentar