Apa itu Raspberry Pi?



Raspberry Pi adalah komputer mini dengan ukuran kecil, kurang lebih sebesar kartu kredit, yang dibuat oleh Raspberry Pi Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Inggris. Perangkat ini dikembangkan dengan tujuan utama untuk memperluas akses pendidikan di bidang komputer dan pemrograman, khususnya bagi pelajar, pendidik, serta pecinta teknologi di berbagai belahan dunia. Raspberry Pi hadir sebagai alternatif yang terjangkau dan fleksibel untuk mempelajari komputer tanpa perlu membeli PC desktop atau laptop yang harganya relatif mahal. 


Meskipun memiliki desain yang sederhana dan ukuran yang kecil, Raspberry Pi menawarkan kemampuan komputasi yang cukup mengesankan. Dengan dihubungkan ke monitor, keyboard, dan mouse, perangkat ini mampu menjalankan sistem operasi berbasis Linux, membuka aplikasi perkantoran, mengakses internet, memutar video berkualitas HD, serta mendukung berbagai bahasa pemrograman seperti Python, C/C++, dan Java. Hal tersebut membuat Raspberry Pi sangat cocok digunakan untuk kebutuhan proyek pembelajaran maupun pengembangan profesional. 


Pinout Raspberry Pi



Salah satu keunggulan utama Raspberry Pi adalah adanya pin GPIO (General Purpose Input Output) yang memungkinkan perangkat ini berinteraksi langsung dengan perangkat fisik seperti sensor, aktuator, relay, motor, dan berbagai komponen elektronik lainnya. Fitur ini menjadi pembeda utama dibandingkan komputer konvensional, karena pengguna tidak hanya menulis dan menjalankan program di layar, tetapi juga dapat mengembangkan sistem cerdas seperti keamanan rumah, stasiun cuaca, robot otomatis, hingga sistem kontrol industri skala kecil.

 

Dengan perpaduan harga yang ekonomis, fitur yang komprehensif, serta dukungan komunitas global yang sangat aktif, Raspberry Pi berkembang menjadi ikon gerakan dunia dalam mendorong inovasi teknologi, eksplorasi, dan peningkatan literasi digital. Saat ini penggunaannya tidak lagi terbatas pada pelajar atau penggemar teknologi saja, melainkan juga dimanfaatkan oleh insinyur, peneliti, startup, hingga perusahaan besar untuk berbagai kebutuhan nyata seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta sistem pemantauan otomatis.

 

Raspberry Pi secara resmi diperkenalkan pada tahun 2012 sebagai hasil inisiatif dan upaya tim yang dipimpin oleh Eben Upton, seorang akademisi sekaligus insinyur komputer dari Inggris. Bersama timnya di Computer Laboratory, University of Cambridge, ia mengamati penurunan jumlah mahasiswa baru yang memiliki kemampuan dasar di bidang ilmu komputer. Banyak siswa tingkat menengah mulai kehilangan minat terhadap pemrograman, salah satunya karena terbatasnya akses ke perangkat keras yang memungkinkan mereka bereksperimen dan belajar teknologi secara langsung.

 

Menanggapi tantangan tersebut, Upton bersama timnya mendirikan Raspberry Pi Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan komputer berbiaya rendah dan berukuran kecil yang dapat diakses oleh berbagai kalangan, khususnya anak-anak dan pelajar. Mereka merancang perangkat yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga andal, fleksibel, serta mendukung proses belajar melalui praktik langsung. Melalui berbagai tahap pengembangan prototipe dan kerja sama dengan komunitas open source, akhirnya lahirlah Raspberry Pi sebagai komputer mini yang membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan teknologi.

 

Nama "Raspberry Pi" memiliki arti yang bersifat simbolis. Kata "Raspberry" diambil dari tren penamaan perusahaan komputer pada dekade 1980-an yang banyak menggunakan nama buah, seperti Apple dan Apricot. Sementara itu, istilah "Pi" merujuk pada Python, bahasa pemrograman utama yang sejak awal menjadi fokus dan dukungan utama perangkat ini. Dengan nama yang khas serta filosofi yang melatarbelakanginya, Raspberry Pi kemudian berkembang menjadi simbol global dalam dunia pendidikan digital, eksperimen elektronika, dan pengembangan teknologi terapan.

 

Baca juga: Tujuan dan Aplikasi Raspberry Pi  

Dalam praktik, hasil dan kendala yang ditemui bisa berbeda tergantung perangkat, konfigurasi, versi library, dan sistem yang digunakan.


Posting Komentar

0 Komentar